Jambi Sawit dan Wisata Budaya

Jambi, Sawit dan Wisata Danau

 

Jambi adalah provinsi yang berada di pesisir timur, bagian tengah Pulau Sumatera.Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan perkebunan provinsi Jambi di samping karet. Perkembangan kelapa sawit di Jambi sangat pesat, dari hanya seluas 44.763 ha pada tahun 1990 meningkat menjadi 430.610 ha di tahun 2007, yang berarti meningkat hampir 10 kali lipat dalam 17 tahun. Begitu pula untuk hasil produksi CPOnya, dari hanya 106.864 ton di tahun 1990 menjadi 1.035.300 ton di tahun 2007. Pengembangan kelapa sawit ini selain bermanfaat dalam meningkatkan ekonomi Jambi juga berperan dalam menyerap tenaga kerja. Sampai dengan tahun 2007, jumlah KK yang bekerja dalam perkebunan sawit adalah 135.736. Sementara untuk perkebunan karet yang sudah berumur 100 tahun di Jambi, mulai mengalami perlambatan pertumbuhan dalam tahun-tahun terakhir ini. Saat ini luas kebun karet di Jambi adalah 633.739 ha dengan jumlah KK yang bekerja pada komoditi tersebut sebanyak 233.350 KK.

Ekspor ke luar negeri kelapa sawit dari Jambi yaitu sebesar 7,83% dari total nilai ekspor pertanian di Jambi. Nilai ekspor ini sangat jauh dibawah nilai ekspor komoditi karet yang menguasai 85,27% total ekspor pertanian Jambi. Rendahnya nilai ekspor kelapa sawit dari Jambi ini bukan disebabkan oleh tingginya penggunaan kelapa sawit di Jambi, akan tetapi disebabkan oleh adanya kelapa sawit yang dibawa ke luar provinsi Jambi, baik untuk diolah di sana maupun untuk kemudian diekspor dari daerah tersebut.
Perlu diingat bahwa sektor sawit adalah sektor yang sangat tergantung akan keuangan, sektor sektor lainnya, bangunan, perdagangan, jasa swasta serta transportasi jalan. Untuk VIII dapat mengembangkan sektor ini tentu harus didukung oleh sektor input utama lainnya. Tingginya kebutuhan akan sektor keuangan menunjukkan bahwa sektor ini membutuhkan pembiayaan yang cukup tinggi.

Penggunaan Lahan

Di luar hutan, penggunaan lahan Provinsi Jambi didominasi oleh perkebunan karet dengan kontribusi sebesar 26,20%. Diikuti oleh perkebunan sawit sebanyak 19,22%. Sebagian besar lahan di Provinsi Jambi digunakan untuk kegiatan budidaya pertanian, baik pertanian lahan sawah maupun pertanian lahan bukan sawah. Berdasarkan karakter komplek ekologinya, perkembangan kawasan budidaya khususnya untuk pertanian terbagi atas tiga daerah yaitu kelompok ekologi hulu, tengah dan hilir. Masing-masing memiliki karakter khusus, dimana pada komplek ekologi hulu merupakan daerah yang terdapat kawasan lindung, ekologi tengah merupakan kawasan budidaya dengan ragam kegiatan yang sangat bervariasi dan komplek ekologi hilir merupakan kawasan budidaya dengan penerapan teknologi tata air untuk perikanan budidaya dan perikanan tangkap.

Potensi Wilayah

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 26/2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, Kawasan Strategis Nasional adalah wilayah yang penataan ruangnya diprioritaskan karena mempunyai pengaruh sangat penting secara nasional terhadap kedaulatan negara, pertahanan dan keamanan negara, ekonomi, sosial, budaya, dan/atau Iingkungan, termasuk wilayah yang ditetapkan sebagai warisan dunia. Kawasan strategis nasional yang berada di Provinsi Jambi ditetapkan dengan pertimbangan dari sudut kepentingan fungsi dan daya dukung lingkungan hidup. Adapun Kawasan Strategis Nasional yang termasuk dalam kawasan wilayah Provinsi Jambi meliputi :

1. Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (Provinsi Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu dan Sumatera Selatan)
2. Kawasan Taman Nasional Berbak (Provinsi Jambi)
3. Kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (Provinsi Jambi dan Riau)
4. Kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas (Provinsi Jambi)

Potensi Wisata

1. Danau Gunung Tujuh

Danau Gunung Tujuh merupakan salah satu danau yang terkenal di Jambi. Danau yang berada di Kabupaten Kerinci ini, termasuk dalam wilayah Taman Nasional Kelinci Seblat, yang merupakan situs warisan dunia, UNESCO. Danau Gunung Tujuh ini merupakan danau yang tertinggi di Asia Tenggara. Kondisi alamnya yang masih sangat alami, Dan panoramanya danaunya yang mempesona, menambah keistimewaan danau yang eksotis ini.
Untuk dapat menikmati keindahan danau yang berada di Gunung Kerinci ini, para pengunjung akan dikenai tarif tiket masuk sebesar Rp 7.500/orang untuk wisatawan lokal, dan sebesar Rp225 ribu/orang untuk wisatawan mancanegara. Danau Gunung Tujuh lokasinya berada di Desa Pelompek, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi.

2. Danau Kaco

Sama halnya dengan Danau Gunung Tujuh yang berada dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, Danau Kaco juga termasuk dalam kawasan Taman Nasional tersebut. Danau Kaco juga merupakan situs warisan dunia UNESCO. Danau yang memiliki medan yang cukup ekstrim ini, memiliki pesona yang luar biasa lho guys. Banyak pendaki lokal maupun mancanegara yang terpesona dengan keindahan yang miliki Danau Kaco ini.
Danau yang lokasinya cukup tersembunyi ini, yaitu berada di dalam hutan, dibalik Semak belukar, dengan pepohonan yang menjulang sangat tinggi ini, bisa memancarkan cahaya dari arah danaunya pada saat malam hari, terutama saat bulan purnama. Namun, para pengunjung yang ingin mengunjungi danau ini, harus menggunakan jasa guide agar tidak tersesat, karena lokasinya yang tersembunyi di dalam hutan tersebut.


3. Danau Depati Empat

Jambi juga memiliki wisata danau lainnya yaitu Danau Depati Empat. Danau yang juga berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat ini, merupakan danau terbesar kedua di Provinsi Jambi , setelah Danau Kerinci. Danau Depati Empat ini masih sangat alami, dan panoramanya juga sangat eksotis, yang bisa membuat siapa saja yang melihatnya akan menjadi terkagum-kagum.

Di sepanjang jalan menuju danau ini, kamu akan disuguhkan pemandangan pohon-pohon pinus yang menjulang tinggi, dan hutan tropis yang masih sangat alami. Selain digunakan untuk wisata, danau ini juga digunakan untuk mencari ikan, yang merupakan mata pencaharian warga Jangkat. Ikan yang ada di danau eksotis ini juga bermacam-macam jenisnya , seperti ikan nila, ikan mas, ikan semah, ikan seluang, dan ikan panjang.
Untuk harga tiket masuknya juga murah meriah yaitu sekitar Rp5 ribu/orang. Danau Depati Empat lokasinya berada di Rantau Kermas, Jangkat, Kabupaten Merangin, Jambi.

Kompilasi by Nukila Evanty, for education purposes

https://www.bi.go.id/id/publikasi/kajian-ekonomi-regional/jambi/Documents/cb41ea1a8d164b49b9aea4ee146de491boks1AnalisisPengembanganKelapaSawitdiJambi.pdf

https://dprd-jambiprov.go.id/profil/detail/9/sekilas-jambi
https://www.idntimes.com/travel/destination/eliza/destinasi-wisata-unggulan-di-jambi-exp-c1c2/full

Leave A Reply